Senin, 05 April 2010

Minggu, 04 April 2010

Muara Kaman Rahatan Bahari Hawasihak

Muara Kaman ( Kota Bahari ) ini adalah potret seorang tetuha kampong Muara Kaman Yakni alm.Gedon beliau adalah seorang pemikir muara kaman bahari, beliau meninggalkan warisan berharga yakni sebuah tekad yang diwariskan pada anak dan cucunya yakni "berjuang untuk orang banyak dan tanpa pamrih"   "jangan mengatakan tidak bisa sebelum mencoba" kata2 itu yang membuat saya ingat sampai detik ini dan saya berjanji kepada impian beliau untuk dan agar Muara Kaman Etamni di ingati urang dan di hormati urang"( ucap beliau ) saat ini muara kaman mengalami beberapa masalah diantaranya sebagai berikut   >>>>>>>>>>>>>>>>
  1. Permasalahan akses jalan yang ada di muara kaman 
  2. Budaya adat yang mulai terhapus
  3. Klime Sejarah kerajaan yang pertama di nusantara
  4. Pencurian " Prasasti sejarah"
Beberapa hal diatas tersebut diantaranya mengenai akses jalan sejak saya kecil muara kaman belum ada kemajuan yang sinifikan kalau bicara masalah jalan akses menuju muara kaman

Budaya adat yang mulai terhapus saya malu pada diri sendiri ketika saya bertanya pada seorang teman saya yang sudah lama kebetulan lebih tua dari saya saya bertaya kenapa masih ada tempat cuci kaki di setiap depan rumah warga muara kaman """"""tulalit gak tau historinya"" hal seperti ini / pemahaman akan hal ini sekarang mulai kurang

Klime sejarah kerajaan "ni yang lagi panas panasnya apa benar muara kaman sih yang paling pertama ? ada yang bilang Tenggggggggggggggrng ada y bilang sabbbbbbbbin tulung lalu siapa y benar ? tapi apalah sampai saat inipun Negara pun Seolah tak tau kalau ada kesempatan saya mau bertanya pada seluruh Presidan / mantan Presiden Indonesia saya mau mempertanyakan han ini ?

Pencurian Prasasti sejarah "bagi saya saya minta tuhan yang maha kuasa memberi laknat pada pencuri benda benda bersejarah tersebut .........!!!

Jadi bagi anda yang peduli beri pendapat mengenai artikel saya Terima kasih